Cilacap, Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bertajuk”Screen Time dan Perkembangan Anak” pada Selasa, 7 Juli 2026, bertempat di Posyandu MG Bakti. Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua yang memiliki balita dan anak usia dini sebagai sasaran utama edukasi mengenai pengasuhan di era digital.

Penyuluhan ini dilaksanakan sebagai respons terhadap semakin meningkatnya penggunaan gawai pada anak sejak usia dini yang belum diimbangi dengan pemahaman orang tua mengenai dampak serta pengelolaan screentime yang tepat. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi berbagai aspek perkembangan anak, mulai dari perkembangan fisik, bahasa, kognitif, sosial, emosional, hingga pembentukan karakter apabila penggunaan media digital tidak didampingi secara optimal.

Kegiatan dipandu oleh mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling yang berperan sebagai fasilitator sekaligus narasumber. Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif agar mudah dipahami oleh seluruh peserta. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, diskusi kelompok, studi kasus sederhana yang menggambarkan situasi pengasuhan sehari-hari, serta sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan pengalaman dan permasalahan yang dihadapi dalam mendampingi anak menggunakan perangkat digital.

Materi penyuluhan mencakup beberapa pokok bahasan penting, yaitu konsep screentime beserta urgensi pengaturannya, dampak penggunaan gawai terhadap perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan emosional anak, rekomendasi durasi penggunaan layar yang sesuai dengan usia berdasarkan pedoman para ahli, serta strategi praktis yang dapat diterapkan orang tua dalam membangun kebiasaan penggunaan media digital yang sehat di lingkungan keluarga. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya keteladanan orang tua, penyusunan aturan penggunaan gawai di rumah, serta penyediaan aktivitas alternatif yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selama kegiatan berlangsung, suasana penyuluhan berjalan dengan tertib, kondusif, dan penuh antusiasme. Para peserta menunjukkan partisipasi aktif melalui diskusi, berbagi pengalaman mengenai tantangan mengurangi penggunaan gawai pada anak, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara membatasi screentime, mengatasi kecanduan gawai, hingga memilih konten digital yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Interaksi yang terjalin menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan edukasi mengenai pola pengasuhan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Melalui penyuluhan ini diharapkan para orang tua memperoleh pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang lebih baik dalam mendampingi anak menggunakan media digital secara bijaksana. Dengan meningkatnya literasi digital keluarga, orang tua diharapkan mampu berperan sebagai pendamping, pengawas, sekaligus teladan dalam penggunaan teknologi, sehingga tercipta lingkungan pengasuhan yang sehat, seimbang, dan mendukung tercapainya tumbuh kembang anak secara optimal sesuai dengan tahapan perkembangannya.

Oleh : Tim Mahasiswa BK
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom