Cilacap – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan Pembekalan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) MAMUSDA Tahun 2026 pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan dosen pendamping agar mampu memberikan pembinaan dan pendampingan secara optimal kepada mahasiswa selama pelaksanaan KKN di masyarakat.
Sebanyak 15 Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang berasal dari seluruh program studi di lingkungan UNUGHA Cilacap mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Para dosen yang terpilih akan menjadi garda terdepan dalam mendampingi mahasiswa selama proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan pembekalan dihadiri oleh Rektor UNUGHA Cilacap, Dr. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., Kepala LPPM UNUGHA Cilacap, Fahrur Rozi, M.Hum., Kepala Pusat Pengabdian UNUGHA Cilacap, serta Tim KKN MAMUSDA UNUGHA Cilacap Tahun 2026. Kehadiran jajaran pimpinan tersebut menunjukkan komitmen universitas dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan secara profesional, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala LPPM UNUGHA Cilacap, Fahrur Rozi, M.Hum., menegaskan bahwa Dosen Pendamping Lapangan memiliki peran sentral dalam mengawal keberhasilan pelaksanaan KKN. DPL diharapkan tidak hanya melakukan monitoring administrasi, tetapi juga mampu menjadi pembimbing akademik, motivator, serta mitra diskusi mahasiswa dalam menyusun program-program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Rektor UNUGHA Cilacap, Dr. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan pembekalan sekaligus memberikan arahan kepada seluruh peserta. Beliau menekankan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, dosen pendamping diharapkan mampu membimbing mahasiswa agar menghadirkan program-program yang tidak hanya selesai selama masa KKN, tetapi juga memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Pembekalan berlangsung secara komprehensif melalui beberapa sesi materi. Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemahaman mengenai Konsep KKN MAMUSDA UNUGHA yang disampaikan oleh Fahrur Rozi, M.Hum. Selanjutnya, materi mengenai Implementasi KKN MAMUSDA UNUGHA disampaikan oleh Dr. A. Adibudin Al Halim, M.Pd.I., yang mengulas strategi pelaksanaan KKN berbasis kebutuhan masyarakat serta penguatan nilai-nilai pengabdian.
Pada sesi praktik, peserta dibimbing untuk menyusun program kerja KKN bersama Muhammad Ridlwan, M.Sos., dilanjutkan dengan pemaparan mengenai Luaran KKN oleh Aris Naeni Dwiyanti, M.Pd. sebagai acuan dalam menghasilkan output dan dampak yang terukur dari pelaksanaan KKN. Sebagai penutup, peserta mengikuti praktik penggunaan aplikasi KKN yang dipandu oleh Agun Nurul W., S.Kom. dan Riski Fajar S., S.Kom., sehingga para DPL memiliki pemahaman teknis terkait sistem pelaporan, monitoring, dan administrasi KKN secara digital.


Melalui pembekalan ini, para Dosen Pendamping Lapangan diharapkan memiliki persepsi yang sama mengenai mekanisme pendampingan, monitoring, evaluasi, serta penyelesaian berbagai dinamika yang mungkin dihadapi mahasiswa di lokasi KKN. Sinergi antara DPL, mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan program pengabdian yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Dengan pembekalan yang matang, UNUGHA Cilacap optimis pelaksanaan KKN MAMUSDA Tahun 2026 akan melahirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan kebutuhan lokal sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan. Semangat “UNUGHA Berdampak: Berkarya, Berkolaborasi, Menginspirasi” diharapkan dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata dosen dan mahasiswa dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Oleh : Tim Humas
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom














