Puskesmas Kesugihan 1 Cilacap menggelar kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor pada Kamis, 27 November 2025. Acara ini menjadi ruang konsolidasi dan evaluasi bersama berbagai pemangku kepentingan dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Berbagai lembaga hadir untuk menyatukan langkah dalam meningkatkan derajat kesehatan di wilayah Kesugihan dan sekitarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah desa, Pondok Pesantren, PKK, perguruan tinggi, serta para tenaga kesehatan dari Puskesmas Kesugihan 1 Cilacap. Keberagaman peserta menunjukkan bahwa upaya kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi membutuhkan dukungan lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Dari UNUGHA Cilacap turut hadir dan diwakili oleh Kepala Bagian Humas dan Publikasi, Dian Permana, M.Pd.I. Kehadiran UNUGHA Cilacap mempertegas komitmen kampus dalam mendukung program-program pengabdian masyarakat khususnya di bidang kesehatan, edukasi, dan penguatan literasi publik.

pada acara lokakarya ini, dr. Dwi Edy Kuncoro dari Puskesmas Kesugihan 1 Cilacap sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi multisektor dalam mencapai target-target kesehatan, khususnya terkait pencegahan penyakit menular, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta penguatan perilaku hidup bersih dan sehat.

dr. Dwi Edy Kuncoro juga memaparkan capaian program Puskesmas selama satu tahun terakhir. Ia menyoroti beberapa isu strategis seperti penanganan stunting, pentingnya imunisasi dasar lengkap, serta urgensi peningkatan edukasi kesehatan di tingkat keluarga. Menurutnya, kolaborasi yang baik antara Puskesmas, desa, dan lembaga pendidikan dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Perwakilan UNUGHA Cilacap, Dian Permana, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa kampus siap berkolaborasi melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), penelitian terapan, serta edukasi kesehatan berbasis komunitas. UNUGHA Cilacap juga berkomitmen mendukung peningkatan kualitas SDM melalui kegiatan pelatihan, seminar, dan pendampingan masyarakat.

Partisipasi Pondok Pesantren, PKK, dan para perangkat desa turut memberikan warna tersendiri dalam diskusi. Mereka menyampaikan berbagai masukan dan kebutuhan program kesehatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat setempat. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif sangat diperlukan agar program kesehatan lebih efektif dan tepat sasaran.

Dengan terselenggaranya Lokakarya Mini Lintas Sektor ini, Puskesmas Kesugihan 1 Cilacap berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang sinergis antara Puskesmas, pemerintah desa, UNUGHA Cilacap, Pondok Pesantren, PKK, dan masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan di wilayah Kesugihan secara berkelanjutan.

Publish: Humas dan Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom