Cilacap, 17 Juli 2026 – Setelah mengikuti kegiatan senam bersama masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap melanjutkan agenda observasi potensi desa dengan mengunjungi Balai Desa Salebu. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat potensi ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh ibu-ibu PKK melalui pemanfaatan barang bekas menjadi berbagai produk kerajinan bernilai.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian observasi lapangan sebelum penyusunan program kerja KKN. Melalui dialog langsung bersama masyarakat, mahasiswa berupaya mengidentifikasi potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi program pemberdayaan selama pelaksanaan KKN di Desa Salebu.
Di Balai Desa Salebu, mahasiswa disambut dengan beragam hasil kerajinan tangan yang dipamerkan oleh ibu-ibu PKK. Berbagai produk kreatif seperti vas bunga, bunga hias, tempat tisu, tempat pensil, hingga aneka hiasan dekoratif berhasil dibuat dari bahan-bahan daur ulang, seperti botol plastik bekas, gelas plastik, kain flanel, dan berbagai material bekas lainnya.


Karya-karya tersebut menunjukkan bahwa limbah rumah tangga yang sering dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi. Kreativitas ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana mampu membuka peluang usaha sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui konsep daur ulang.
Ketua PKK Desa Salebu, Ibu Sri, menjelaskan bahwa sebagian besar bahan baku yang digunakan berasal dari barang-barang bekas yang masih layak dimanfaatkan. “Ini dibuat dari barang-barang bekas yang masih bisa dimanfaatkan lagi,” ujar Ibu Sri sambil memperlihatkan berbagai hasil kerajinan kepada mahasiswa KKN.
Pernyataan tersebut memberikan inspirasi kepada mahasiswa bahwa kreativitas masyarakat dapat mengubah barang sederhana menjadi produk yang menarik, bermanfaat, dan memiliki potensi untuk dipasarkan.
Selain mengamati hasil karya, mahasiswa juga berdiskusi mengenai proses pembuatan, teknik pemilihan bahan, hingga pengalaman ibu-ibu PKK dalam mengembangkan keterampilan kerajinan tangan. Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif sehingga mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai proses kreatif di balik setiap produk yang dihasilkan.
Tidak hanya berdiskusi, mahasiswa juga berkesempatan mencoba secara langsung beberapa tahapan pembuatan kerajinan bersama ibu-ibu PKK. Pengalaman tersebut memberikan gambaran bahwa menghasilkan sebuah karya membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta kreativitas agar mampu menghasilkan produk yang rapi, menarik, dan memiliki nilai jual.
Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa KKN melihat bahwa kerajinan berbahan daur ulang memiliki prospek yang cukup menjanjikan untuk terus dikembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi kreatif Desa Salebu. Keunikan produk yang dihasilkan menjadi daya tarik tersendiri dan berpotensi meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat apabila didukung dengan inovasi, pengemasan, serta strategi promosi yang tepat.
Hasil observasi tersebut akan menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja KKN, khususnya pada bidang pemberdayaan ekonomi kreatif yang berfokus pada pengembangan kapasitas masyarakat dan promosi produk kerajinan lokal.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun kedekatan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Salebu. Melalui komunikasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong yang telah terjalin sejak awal, diharapkan berbagai program KKN yang akan dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata serta mendukung pengembangan potensi lokal menuju masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.
Oleh : Tim Mahasiswa
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom














