CILACAP – Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan – Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap melaksanakan kegiatan observasi lapangan di Yayasan Dipa Mandiri Nusantara Cilacap pada Sabtu, 27 Juni 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Keluarga dan Kepengasuhan Anak yang diampu oleh Heny Kristiana Rahmawati, M.Pd.I., sebagai bentuk penguatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning).

Mengusung tema “Ngobrol Hangat Bersama Keluarga: Menguatkan Pengasuhan dan Komunikasi dalam Mendampingi Anak Berkebutuhan Khusus”, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam memahami dinamika pengasuhan anak berkebutuhan khusus sekaligus memperkuat kompetensi calon konselor dalam membangun komunikasi yang empatik dengan keluarga.

Melalui observasi lapangan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep pengasuhan secara teoritis, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana keluarga menghadapi berbagai tantangan dalam mendampingi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang lebih peka terhadap persoalan sosial, memiliki kepedulian tinggi, serta mampu memberikan layanan bimbingan dan konseling yang profesional dan humanis.

Kegiatan dilaksanakan di Yayasan Dipa Mandiri Nusantara Cilacap, yang beralamat di Jalan Slamet Riyadi RT 10 RW 05, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memperoleh pendampingan langsung dari Ketua Yayasan, Sugeng Paijo (Jojo), yang memberikan penjelasan mengenai program-program layanan yayasan, pendampingan keluarga, hingga strategi pengasuhan bagi anak berkebutuhan khusus.

Observasi ini dilakukan oleh kelompok mahasiswa yang terdiri atas Hidayatul Mufnidah, Zulfikar Al Fikri, Aulia Ma’rifatun Latifah, Nur Aeni Muzaqiyah, dan Nada Aliza Khoirunnisa. Selama berada di lokasi, mahasiswa melakukan serangkaian kegiatan berupa observasi, wawancara, serta diskusi bersama pengelola yayasan dan keluarga yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai pentingnya komunikasi yang efektif antara orang tua, anak, dan lingkungan sekitar dalam mendukung perkembangan anak. Selain itu, mereka juga mempelajari berbagai bentuk layanan, pendampingan, serta dukungan sosial yang diperlukan agar anak berkebutuhan khusus memperoleh kesempatan berkembang secara optimal sesuai dengan potensi yang dimiliki.

Dosen pengampu mata kuliah, Heny Kristiana Rahmawati, M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan observasi lapangan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik di lapangan. Menurutnya, mahasiswa Bimbingan dan Konseling tidak hanya dituntut menguasai konsep akademik, tetapi juga memiliki empati, keterampilan komunikasi, dan kemampuan memahami kondisi psikologis maupun sosial yang dihadapi oleh individu dan keluarga.

“Kami berharap melalui pengalaman langsung di lapangan, mahasiswa mampu melihat realitas yang dihadapi keluarga dengan anak berkebutuhan khusus sehingga ketika menjadi konselor nantinya mereka dapat memberikan layanan yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan individu maupun keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Dipa Mandiri Nusantara, Sugeng Paijo (Jojo), menyambut baik kunjungan mahasiswa UNUGHA Cilacap. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus membangun kepedulian generasi muda terhadap pentingnya pendampingan bagi anak berkebutuhan khusus dan keluarganya.

Kegiatan observasi ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang terus dikembangkan oleh Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNUGHA Cilacap. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, mahasiswa didorong untuk memperoleh pengalaman nyata sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi tantangan dunia kerja serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam bidang bimbingan dan konseling yang inklusif, adaptif, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Oleh : Tim Kelompok Mahasiswa
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom