UNUGHA Cilacap_Ketua Al-Ghazali International Conference (AIC) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, pada Kamis, 9 Oktober 2025. Dr. Umi Zulfa, M.Pd., bersama tim melakukan kunjungan ke David Jewell seorang Ahli Renewable Energy asli UK yang sedang memiliki proyek di Indonesia. Beliau tinggal di Purwokerto bersama isterinya. Karena keahliannya, beliau diundang untuk menjadi salah satu narasumber pada acara AIC 3 Desember 2025 yang akan datang di Unugha., Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menuju The 3rd AIC UNUGHA Cilacap 2025 yang mengusung tema besar “Integrating Knowledge, Inspiring Change: Ethics, Spiritual Resilience, and Global Harmony – Navigating Civilizational Challenges through Education and Wisdom.”
Dalam kunjungan tersebut, Dr. Umi Zulfa, M.Pd dan tim (Dr. M. Khanif, M.Pd.BI, Fahrur Rozi, M.Hum, dan Muh. Ridwan, M.Sos.) disambut dengan hangat oleh beliau yang dikenal memiliki komitmen tinggi dalam melakukan berbagai inovasi sesuai bidang keahliannya yang banyak memberikan alternatif solutis seperti dalam contect eco green dll. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, disertai diskusi mendalam mengenai arah dan kontribusi konferensi internasional yang akan segera digelar di UNUGHA Cilacap pada bulan desember mendatang.
Menurut Dr. Umi Zulfa, M.Pd kunjungan ini memiliki arti penting sebagai bentuk silaturahmi akademik internasional, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antara UNUGHA Cilacap dengan akademisi luar negeri. “Kami ingin memastikan bahwa konferensi ini benar-benar menjadi ruang dialog ilmiah yang membangun, dengan semangat etika, spiritualitas, dan harmoni global,” ujarnya.
The 3rd AIC UNUGHA Cilacap tahun ini dirancang tidak hanya sebagai ajang berbagi hasil penelitian, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun ketahanan spiritual dan etika global di tengah tantangan peradaban modern. Tema yang diangkat mencerminkan komitmen UNUGHA Cilacap dalam menjawab isu-isu kontemporer seperti krisis moral, disorientasi nilai, dan ketimpangan pengetahuan.
Dalam pertemuan tersebut, narasumber asal Inggris memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah UNUGHA Cilacap yang konsisten mengangkat Penting untuk memandang kekayaan lokal sebagai aset berharga yang mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia. Melalui panggung forum akademik internasional, nilai-nilai, kearifan, serta potensi lokal dapat diperkenalkan secara luas, sekaligus menjadi inspirasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik global yang berkelanjutan. Dengan demikian, kekayaan lokal tidak hanya menjadi warisan budaya semata, tetapi juga menjadi sumber inovasi dan solusi yang relevan bagi tantangan dunia modern.
Selain berdiskusi mengenai tema besar konferensi, pertemuan juga membahas teknis pelaksanaan, rencana pembicara kunci (keynote speakers), serta strategi penyebaran hasil konferensi melalui publikasi ilmiah internasional. Tim AIC UNUGHA Cilacap memastikan seluruh proses berjalan profesional dan berstandar akademik tinggi.
Kunjungan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen UNUGHA Cilacap dalam memperluas jejaring akademik global. Melalui kegiatan seperti ini, UNUGHA Cilacap tidak hanya memperkenalkan lembaganya ke kancah internasional, tetapi juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman mampu berkontribusi dalam wacana pendidikan dan perdamaian dunia.
Dengan terlaksananya kunjungan tersebut, diharapkan The 3rd AIC UNUGHA Cilacap dapat menjadi forum yang inspiratif dan produktif, mempertemukan para cendekiawan dari berbagai negara untuk bersama-sama mencari solusi atas tantangan peradaban global melalui pendekatan etika, spiritualitas, dan kebijaksanaan pendidikan. Konferensi ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan “Integrating Knowledge, Inspiring Change” secara nyata bagi masyarakat dunia.
Oleh: Dian Permana (Tim AIC UNUGHA Cilacap)
Publish: Humas dan Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom














