Cilacap – Senin, 29 September 2025, Universitas Nahdlatul Ulama Al-Ghazali Cilacap menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) pendanaan DPPM Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2025. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala LPPM UNUGHA Cilacap beserta tim, serta peserta penerima hibah PkM yang memaparkan capaian programnya di hadapan panel penilai.
Kepala LPPM UNUGHA Cilacap (H. Fahrur Rozi, M.Hum) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam melaksanakan program hibah ini. Menurutnya, kegiatan PkM yang didukung oleh DPPM Kemdiktisaintek ini bukan hanya sekadar kewajiban akademik, tetapi juga wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.

Presentasi pertama disampaikan oleh tim yang diketuai oleh Arnesya Ramadhani bersama Dina Prasetya dan Dini Novi Rohmah. Tim ini mengusung judul “Implementasi Teknologi Sederhana Pengolahan Limbah Batik Berbasis Fly Ash dan Strategi Pemasaran Digital pada UMKM Leksana Batik Jaya di Kutawaru, Cilacap.” Capaian PkM yang telah dilakukan adalah pembangunan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) serta pendampingan UMKM batik dalam penjualan berbasis digital.
Kelompok kedua yang terdiri dari Hatta Setiabudi, Christian Soolany, dan Syafiah mempresentasikan hasil kegiatan dengan tema “Pemberdayaan UMKM Berbasis Digital melalui Pelatihan Keuangan dan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Daya Saing dan Pertumbuhan Bisnis menuju Swasembada Ekonomi.” Hingga saat ini, mereka telah melaksanakan pelatihan bagi kelompok UMKM di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, serta memberikan bantuan mesin Continuous Band Sealer untuk mendukung proses pengemasan produk agar lebih efisien dan berdaya saing.
Sementara itu, tim ketiga yang diketuai oleh Yudi Agus Setiawan bersama Rahmat Al Hakim dan Tri Cahyani Widiastuti (UNIMUGO) membawa tema “Peningkatan Produktivitas Budidaya Belut dengan Metode 5S pada Kelompok Tani Milenial Mulyaning Pangestu Kabupaten Cilacap.” Dalam capaiannya, tim ini telah melaksanakan pelatihan penerapan metode 5S (Seiri/ringkas, Seiton/rapi, Seiso/resik, Seiketsu/rawat, dan Shitsuke/rajin) dalam budidaya belut, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen.
Pada sesi keempat, tim yang terdiri dari Anisha Dian Iswahyuni, Rustina Dewi Werdiasih (STIE Muhammadiyah Cilacap), dan Faturrohman mengusung tema “Transformasi Jagung Lokal Menjadi Produk Sehat Bernilai Jual untuk Meningkatkan Kemandirian Ekonomi Wanita Tani di Jeruklegi Wetan.” Tim ini telah memberikan pelatihan kepada kelompok wanita tani dalam mengolah jagung menjadi berbagai produk olahan bernilai jual, seperti keripik dan pangsit. Selain itu, mereka juga mendampingi kelompok tani dalam aspek administrasi, termasuk perizinan edar untuk memperluas pemasaran produk.
Kegiatan Monev ini juga menjadi ajang evaluasi untuk melihat sejauh mana program PkM yang didanai mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Reviewer dalam kegiatan ini adalah Bapak Ropiudin, S.TP., M.Si. dari Unsoed dan Ibu Kavadya Syska, S.P., M.Si., dari UNUGHA juga memberikan masukan konstruktif agar program dapat terus ditingkatkan kualitas dan keberlanjutannya.
Dengan adanya hibah dari DPPM Kemdiktisaintek ini, UNUGHA Cilacap semakin menunjukkan perannya sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Capaian dari masing-masing tim menjadi bukti bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dapat menghadirkan solusi inovatif sekaligus meningkatkan daya saing UMKM lokal.
Kegiatan Monev ditutup dengan pesan optimisme dari LPPM UNUGHA Cilacap, bahwa program-program pengabdian ini akan terus berkembang dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh kelompok sasaran, tetapi juga menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah Cilacap secara lebih luas.
Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari














