Cilacap – Bupati Cilacap, Dr. H. Syamsul Aulia Rachman, S.STP., M.M., yang akrab disapa Mas Syamsul, hadir dan menyapa langsung jajaran Paguyuban Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Pengelola BUMDes se-Kecamatan Kesugihan pada Sabtu (27/9/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para pengelola BUMDes untuk menjalin silaturahmi, bertukar pengalaman, serta berdiskusi mengenai strategi pengembangan usaha desa yang lebih berkelanjutan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Cilacap bersama Paguyuban BUMDes se-Kecamatan Kesugihan. Turut serta Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap melalui Rektor Dr. H. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., beserta tim akademiknya yang hadir memberikan pendampingan.

Dalam sambutannya, Mas Syamsul menegaskan bahwa BUMDes memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perekonomian di tingkat desa. Menurutnya, keberadaan BUMDes bukan sekadar lembaga ekonomi, tetapi juga wadah pemberdayaan masyarakat untuk menciptakan kemandirian dan kesejahteraan. “BUMDes harus menjadi garda depan dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan desa, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan penuh agar BUMDes semakin maju dan berkembang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Bupati Cilacap menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi BUMDes terhadap perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era digitalisasi. Digitalisasi usaha dianggap sebagai salah satu kunci agar BUMDes mampu memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk, serta lebih transparan dalam pengelolaan keuangan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap yang hadir sebagai mitra pendamping akademik. Rektor UNUGHA Cilacap, Dr. H. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk mendampingi pengembangan potensi desa. UNUGHA Cilacap akan fokus memberikan pelatihan, penyusunan rencana usaha, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola BUMDes.

“Sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan para pengelola BUMDes akan menjadi modal besar untuk mewujudkan desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing. UNUGHA Cilacap siap menjembatani BUMDes dengan pendekatan akademik, riset, dan teknologi sehingga usaha desa mampu beradaptasi dengan tantangan zaman,” ujar Dr. Luthfi.

Para peserta kegiatan menyambut positif kolaborasi ini. Mereka berharap melalui dukungan pemerintah daerah dan pendampingan perguruan tinggi, BUMDes di Kecamatan Kesugihan dapat berkembang lebih pesat, tidak hanya sebagai unit usaha ekonomi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial di desa.
Dengan adanya forum semacam ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih intensif antara BUMDes, pemerintah, dan lembaga pendidikan. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menguatkan ekonomi desa berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.
Oleh : Rahmatullah, M.E (Kabiro Keuangan UNUGHA Cilacap)
Publish : Humas dan Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom














