Cilacap, 4 Agustus 2026 – Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap, Dr. Umi Zulfa, M.Pd., dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan Pengembangan Wisata Religi Kesugihan Berbasis Ekonomi dan Sosial yang diselenggarakan oleh Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Cilacap bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cilacap.


Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian agenda bertema “Potensi Ekonomi & Sosial Pengembangan Wisata Religi Kesugihan” dengan mengusung tema “Membangun Ekosistem Kawasan Berkelanjutan melalui Kolaborasi dan Pembelajaran dari Kudus.” Rangkaian kegiatan dilaksanakan di dua lokasi, yakni Hotel Wizz Cilacap dan Hotel Pijar Kudus.
Kegiatan diikuti oleh berbagai unsur yang memiliki perhatian terhadap pengembangan wisata religi dan pemberdayaan masyarakat, di antaranya tokoh masyarakat, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, tokoh agama, akademisi, serta unsur Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cilacap.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Umi Zulfa, M.Pd. memberikan perspektif akademik mengenai pengembangan wisata religi yang tidak hanya berorientasi pada aspek keagamaan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi lokal, dan keberlanjutan kawasan.
Menurutnya, pengembangan wisata religi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara bersama-sama. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, Pokdarwis, pelaku UMKM, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting dalam menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan.
“Pengembangan wisata religi tidak hanya berbicara mengenai destinasi, tetapi bagaimana membangun sebuah ekosistem yang mampu mengintegrasikan nilai keagamaan, sosial, ekonomi, budaya, serta pemberdayaan masyarakat,” ungkap Dr. Umi Zulfa.
Belajar Pengembangan Wisata Religi dari Kudus
Selain dilaksanakan di Hotel Wizz Cilacap, rangkaian kegiatan dilanjutkan di Hotel Pijar Kudus. Kegiatan di Kudus menjadi bagian dari pembelajaran dan penggalian pengalaman mengenai pengembangan wisata religi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan potensi wisata religi Kesugihan.

Kudus menjadi salah satu daerah yang dipelajari karena memiliki potensi wisata religi yang berkembang dan beririsan dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Pengembangan wisata religi dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan UMKM, kuliner, ekonomi kreatif, jasa pariwisata, serta aktivitas sosial dan budaya masyarakat.
Melalui pembelajaran tersebut, peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan dan inspirasi yang dapat diadaptasi untuk mengembangkan potensi wisata religi Kesugihan sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Dosen UNUGHA Turut Berpartisipasi
Selain Dr. Umi Zulfa sebagai narasumber, sejumlah dosen UNUGHA Cilacap juga turut hadir sebagai pendamping dalam kegiatan tersebut. Mereka adalah Nani Kurniasih, S.T., M.Si., Idarotul Nginayah, M.H., dan Mokhamad Ali Ridlo, S.Ag., D.E.S.A.

Kehadiran para dosen UNUGHA Cilacap tersebut menjadi bagian dari keterlibatan akademisi dalam forum yang membahas pengembangan potensi daerah, khususnya dalam aspek wisata religi, ekonomi masyarakat, sosial, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Keterlibatan sivitas akademika UNUGHA Cilacap juga menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam mengambil peran di tengah masyarakat melalui pertukaran pengetahuan, kajian akademik, pengembangan gagasan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan yang diselenggarakan Disdikpora Kabupaten Cilacap bersama ISNU Cilacap ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, perguruan tinggi, tokoh agama, Pokdarwis, pelaku UMKM, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mengembangkan wisata religi Kesugihan sebagai kawasan yang tidak hanya memiliki nilai spiritual dan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian, pemberdayaan masyarakat, sosial budaya, dan keberlanjutan kawasan.
Oleh : Tim Humas
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom














