Saturday, 25 May 2024

Akademisi UNUGHA Cilacap Presentasi dalam Forum Asia Europa International Conferences 2022

Akademisi UNUGHA Cilacap

Akademisi UNUGHA Cilacap Pada tanggal 23 sampai 25 November 2022, HEAIG (higher éducation and innovative group) Turki menyelenggarakan kegiatan Asia Europa International Conferences dibidang International Centre of Excellence in Humanities, Social Sciences and Interdisciplinary Studies. Acara ini dihadiri oleh para peneliti di bidangnya masing-masing yang berkaitan dengan Kemanusiaan dan Ilmu-ilmu sosial. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menawarkan berbagai paradigma dalam pengembangan ilmu-ilmu sosial, kemanusiaan, dan kajian interdisiplin untuk guna mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Fahrur Rozi yang merupakan dosen yang juga menjabat sebagai Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap menjadi satu satunya peserta dari Indonesia yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Awalnya saya mendapatkan informasi kegiatan tersebut dari google browsing kegiatan call paper internasional, kemudian saya mendaftar secara online, mengisi identitas lengkap termasuk alamat email”. Kata Fahrur Rozi.

Akademisi UNUGHA Cilacap

Akademisi UNUGHA Cilacap Presentasi dalam Forum Asia Europa International Conferences 2022

Setelah mendaftar online, pihak HEAIG (higher éducation and innovative group) sebagai penyelenggara meminta kepada Fahrur Rozi agar mengirimkan artikelnya. Setelah artikel dikirim pihak penyelenggara melakukan proses review. Tercatat Fahrur Rozi melakukan tiga kali perbaikan sampai akhirnya artikelnya dianggap layak untuk diterbitkan dan dipresentasikan dalam Asia Europa International Conferences dibidang International Centre of Excellence in Humanities, Social Sciences and Interdisciplinary Studies di holiday Inn Hôtel Istanbul Turkey.

AEIC 2022 merupakan edisi ke-8 dari forum tersebut yang akan diselenggarakan pada tahun 2022.

Forum AEIC 2022 diharapkan menjadi platform bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk bertukar ide dan mengembangkan solusi terkini mengenai isu-isu penting di bidang sains, teknologi, sosial, dan humaniora. Forum AEIC 2022 juga diharapkan menjadi ajang untuk memperluas jaringan internasional dan meningkatkan kemitraan antara universitas-universitas di Asia dan Europa.

“Kira-kira saya melakukan tiga kali perbaikan setelah itu fix dan baru dikirim Undangan. Kegiatan di lokasi ada dua macam. Oral presentation dan poster presentation. Kira-kira ada 50 peserta yang diundang. Oral presentation juga diikuti secara daring melalui zoom untuk peserta yang tidak bisa hadir”. Kata Rozi.

Fahrur Rozi dalam Penelitiannya memberikan analisis tentang konsep pembenaran nama-nama dan harmoni sosial dari perspektif Konfusianisme. Salah satu pernyataan Konfusius yang sangat populer: kebenaran nama adalah kunci dasar untuk mewujudkan harmoni sosial. Oleh karena itu, titik tolak harmoni dalam masyarakat adalah pembenahan nama-nama, yaitu penunjukan nama secara tepat dan kecocokannyanya dengan tindakan sehingga setiap nama memiliki sekumpulan tanggung jawab yang melekat untuk menjamin keharmonisan. Dengan kata lain, pembenaran nama-nama bertujuan untuk menetapkan nama yang benar dan penggunaan nama yang benar adalah dasar dari masyarakat ideal. Hal menarik dalam gagasan kebenaran nama adalah bahwa ada saling ketergantungan antara satu nama dan nama lain. Bentuk holisme ini juga memperluas pengertian harmoni. Kebenaran satu nama harus diintegrasikan dengan kebenaran nama yang lain. Itulah mengapa Konfusius menyebut ‘nama’ dalam bentuk plural, bukan tunggal. Artinya, satu nama tidak dapat benar sendiri secara independen dari kebenaran nama lain.

“Artikel yang dipresentasikan dapat dibaca secara lengkap dalam prosiding International Centre of Excellence in Engineering & Technology”. Tambah Rozi.

Setelah selesai acara, Fahrur Rozi memanfaatkan waktu untuk berkunjung ke berbagai tempat di Turki, diantaranya masjid Hagia Sofia, museum Turkey dan Seni Islam yang ada beberapa peninggalan Nabi Muhammad, dan tentu saja ke selat Bosporus yang memisahkan benua Asia dan Eropa. (M.Ridwan)

Prosiding dan Publiksi Dapat diakses di link berikut:
http://iceeat.heaig.org/procceeding.php/24

Atau disini : https://doi.org/10.17758/HEAIG11

Atau disini : http://heaig.org/images/proceedings_pdf/H1122430.pdf

Versi Jurnal Lengkap dapat juga diakses disini :

https://ijllnet.com/journal/index/2604

This article have

0 Comment

Leave a Comment

Leave a Reply