KENDAL – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap terus memperkuat jejaring kerja sama akademik melalui kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dan Seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Islam Kendal pada 26–27 Oktober 2026 di Kendal, Jawa Tengah.
Kegiatan ini melibatkan 10 perguruan tinggi dan menghadirkan narasumber dari Filipina. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi antarperguruan tinggi, memperkuat hubungan kelembagaan, serta membuka peluang kerja sama internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) di Ruang Rapat Sekolah Tinggi Islam Kendal. Kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Ketua STIK Kendal, sambutan perwakilan narasumber dari Filipina, penandatanganan nota kesepahaman, serta foto bersama.



dalam kegiatan ini, UNUGHA Cilacap mendelegasikan 3 Dosen dalam mengikutinya sampai dengan hari akhir yang bertepat pada tanggal 27 Oktober 2026 di Kampus Sekolah Tinggi Islam Kendal. adapun yang dosen-dosennya yakni 1. Dr. Umi Zulfa, M.Pd, (dalam kegiatan ini menjadi narasumber Internasional dalam bidang penelitian), 2. Eri Nur Shofii, M.H. (dalam kegiatan ini menjadi narasumber Internasional dalam bidang pengabdian), 3. Dr. Dian Permana, S.Pd.I., M.Pd.I (Kasubdit Humas dan Publikasi) dalam hal ini membantu dalam sesi Penandatangan MoU/MoA.
Rektor UNUGHA Cilacap, Dr. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., menyampaikan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas wawasan akademik di tengah perkembangan dunia yang semakin terhubung.
“Kolaborasi antarperguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi peluang penting untuk saling berbagi pengalaman, mengembangkan keilmuan, dan menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kami berharap kerja sama yang dibangun tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program nyata yang memberikan manfaat bagi institusi, sivitas akademika, dan masyarakat,” demikian draf pesan Rektor UNUGHA Cilacap.
Pada Selasa (27/10/2026), rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan dan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat di MTs NU 07 Patebon dan SMA NU 05 Brangsong. Kegiatan tersebut mengangkat tema pendidikan inklusi, sebagai bentuk kontribusi kolaborasi internasional dalam mendukung pengembangan pendidikan yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Puncak kegiatan berlangsung melalui Seminar Internasional bertema “Teologi Publik” di Ruang Rapat Sekolah Tinggi Islam Kendal. Seminar ini mencakup presentasi dari 10 perguruan tinggi serta penyampaian materi oleh tiga keynote speaker dari kalangan narasumber yang terlibat.
Partisipasi UNUGHA Cilacap dalam forum ini sejalan dengan komitmen institusi untuk memperluas jejaring akademik dan membangun kemitraan strategis dengan berbagai perguruan tinggi. Melalui forum internasional, perguruan tinggi memiliki kesempatan untuk bertukar gagasan, memperkaya perspektif keilmuan, serta mengembangkan program kolaboratif yang relevan dengan tantangan pendidikan dan kehidupan masyarakat.
UNUGHA Cilacap berharap penguatan kerja sama kelembagaan ini dapat ditindaklanjuti melalui kegiatan akademik, penelitian kolaboratif, pertukaran pengetahuan, dan pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan.

Melalui semangat kolaborasi dan pengembangan jejaring internasional, UNUGHA Cilacap terus berupaya mengambil peran dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkualitas, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat.
UNUGHA CILACAP BERDAMPAK: Berkarya, Berkolaborasi, Menginsp
Oleh: Tim Humas
Publish: Bag Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom












