Cilacap-Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk Penguatan Kompetensi Guru Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPQ) Berbasis Metode Yanbu’a telah dilaksanakan pada Sabtu, 29 November 2025, bertempat di Masjid Assegaf Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.30 WIB hingga selesai dan diikuti oleh 61 guru LPQ dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang tersebar di Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap.

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya variasi kualitas pembelajaran Al-Qur’an di LPQ, khususnya dalam penerapan metode Yanbu’a yang belum optimal dan belum konsisten pada aspek tahapan pembelajaran serta ketepatan makhraj dan hukum tajwid. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional guru LPQ melalui pelatihan, praktik mengajar, serta pendampingan langsung dalam penerapan metode Yanbu’a secara sistematis dan terstandar. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan tahap identifikasi kebutuhan melalui survei awal dan diskusi bersama guru LPQ.

Hasil pemetaan kebutuhan menunjukkan bahwa sebagian besar guru telah mengenal metode Yanbu’a, namun masih menerapkannya secara parsial dalam praktik pembelajaran. Berdasarkan temuan tersebut, tim pengabdian menyusun modul pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam bentuk seminar interaktif yang memadukan penyampaian materi, diskusi, dan simulasi.

Materi pelatihan difokuskan pada pemahaman prinsip dasar metode Yanbu’a, struktur dan tahapan pembelajaran, teknik pembelajaran makhraj dan tajwid, serta strategi pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an di LPQ. Setelah kegiatan pelatihan, program dilanjutkan dengan pendampingan lapangan untuk mengawal implementasi metode Yanbu’a secara langsung dalam praktik mengajar guru LPQ.

Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru LPQ dalam menerapkan metode Yanbu’a. Guru menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola pembelajaran Al-Qur’an, memberikan contoh bacaan yang benar, serta melakukan koreksi kesalahan bacaan santri secara tepat dan edukatif. Selain berdampak pada peningkatan kompetensi individu guru, kegiatan pengabdian ini juga memberikan dampak kelembagaan bagi LPQ, ditandai dengan mulai terbentuknya keseragaman tahapan pembelajaran dan standar evaluasi kenaikan tingkat (pentashihan).

Sebagai tindak lanjut, program pengabdian ini dirancang untuk berkelanjutan melalui pembentukan komunitas belajar guru LPQ, pelatihan penyegaran secara periodik, serta pendampingan terbatas. Dengan demikian, kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Masjid Assegaf UNUGHA Cilacap ini diharapkan mampu memberikan kontribusi jangka panjang dalam meningkatkan mutu pembelajaran Al-Qur’an dan profesionalisme guru LPQ di Kecamatan Kesugihan dan sekitarnya

Oleh: Abdullah Ridho, M.A
Publish: Bagian Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom