Cilacap – Kegiatan psikoedukasi keluarga dengan tema “Regulasi Emosi untuk Keluarga Nelayan Pesisir Pantai” telah sukses dilaksanakan pada Jumat, 17 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kelompok Usaha Perikanan Mandiri “Menganti Kisik”, Desa Menganti, Kabupaten Cilacap.
Program ini diselenggarakan oleh lima mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling semester VII Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap. Sasaran utama kegiatan adalah ibu-ibu dari kelompok keluarga nelayan pesisir sebagai bagian penting dalam pengelolaan ketahanan keluarga.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Rangkaian acara meliputi pembukaan, perkenalan, sesi berbagi pengalaman (sharing session), penyampaian materi psikoedukasi, pembagian doorprize, hingga penutupan. Para peserta tampak aktif berinteraksi dan memberikan respons positif selama kegiatan berlangsung.
Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa para ibu nelayan pada dasarnya telah menerapkan regulasi emosi dengan baik dalam kehidupan sehari-hari. Komunikasi dalam keluarga terjalin secara efektif, serta tidak ditemukan konflik serius dalam rumah tangga, khususnya dalam pengelolaan ekonomi keluarga.
Dalam praktiknya, keluarga nelayan mengelola perekonomian secara bijak. Selain mengandalkan hasil tangkapan laut, mereka juga memanfaatkan sumber penghasilan tambahan seperti beternak, bertani tambak udang, serta berdagang untuk menopang kebutuhan sehari-hari.
Salah satu peserta mengungkapkan, “Kalau penghasilan suami sedang turun, kami para istri ikut membantu dengan berdagang, bertani, atau beternak. Walaupun hasilnya sedikit, alhamdulillah bisa untuk makan sehari-hari.”
Peserta lain menambahkan, “Kalau suami tidak dapat uang, ya kita berusaha berpikir positif. Mungkin belum rezekinya hari ini, besok ada lagi.” Ungkapan tersebut menunjukkan sikap optimisme dan ketahanan emosi yang kuat dalam menghadapi kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan gambaran bahwa keluarga nelayan pesisir Desa Menganti memiliki ketahanan emosional dan kemampuan pengelolaan keluarga yang baik. Psikoedukasi yang diberikan berfungsi sebagai penguatan sekaligus validasi terhadap praktik positif yang telah berjalan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Oleh: Ummu Lathifah
Publish: Bagian Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom














