Banyumas, 15/04/25 – Di tengah dinamika kehidupan modern yang tak jarang menghadirkan berbagai tantangan bagi keluarga, peran serta bidang kesehatan (fasilitas kesehatan tingkat pertama) yaitu Puskesmas dan pelayanan kesehatan Ibu dan anak seperti kelas Ibu Balita menjadi semakin krusial. Wawancara dan Observasi mendalam oleh mahasiswa program study bimbingan dan konseling universitas nahdlatul ulama al ghazali cilacap di UPTD Puskesmas Sumpiuh I dan sesi Kelas Ibu Balita di wilayah kerja Puskesmas bertujuan untuk meningkatkan kesehatan bayi dan balita serta memperkuat ketahanan mental ibu dalam menghadapi dinamika keluarga.

Pada pertemuan pertama selasa (15/04/25) mahasiswa melakukan wawancara kepada staff puskesmas bagian promkes (promosi kesehatan) bapak Jefri Oktafiano Rofa S.KM dan ibu Ruspeni S.KM, dari wawancara tersebut mahasiswa mendapatakan banyak informasi mengenai program kerja bidang Promosi Kesehatan. salah satu progam kerja bidang Promosi Kesehatan (promkes) UPTD Puskesmas Sumpiuh I yang menunjang Kesehatan keluarga yaitu kelas ibu balita. Mahasiswa diizinkan untuk melihat dan mengikuti proses pelaksanaan program tersebut secara langsung yang bertempat di Pos PAUD Budi Asih Desa Pandak.

Pertemuan kelas ibu balita pada hari sabtu (19/04/25) fokus pada tiga pilar utama: pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif  untuk anak usia 0-6 bulan yang disampaikan oleh Ibu Ruspeni S.KM (SKM) (Bidang Promkes UPTD Puskesmas Sumpiuh I), manfaat imunisasi lengkap oleh ibu Arum Sari Khairunnisa, S.Tr.Keb.,Bd. (Bidan Desa), dan strategi regulasi emosi bagi ibu yang sedang dalam masa kepengasuhan anak oleh mahasiswa bimbingan dan konseling (Zakiatul Muchayati Amalina, Wahidatun Sofiatil N, Maratus Solihah dan Renita Mustowati).

UPTD Puskesmas Sumpiuh I merupakan unit pelayanan kesehatan tingkat pertama yang memiliki jangkauan luas di masyarakat Mencangkup 1 kelurahan dan 6 desa yaitu kelurahan kebokura, desa ketanda, desa kuntili, desa kemiri, desa pandak, desa lebeng, dan desa karanggedang. UPTD Puskesmas Sumpiuh I bukan hanya memberikan pelayanan kuratif atau pengobatan dan rehabilitative atau pemeliharaan, puskesmas ini juga memiliki program-program yang secara tidak langsung maupun langsung menyentuh aspek kesejahteraan keluarga. Salah satu inisiatif penting adalah pelaksanaan rutin Kelas Ibu Balita.

Kelas Ibu Balita adalah forum edukasi dan berbagi pengetahuan bagi para ibu yang memiliki anak usia di bawah lima tahun. Digagas oleh Kementerian Kesehatan, program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam merawat tumbuh kembang anak secara optimal. Dalam pertemuan kemarin (19/04/25), diberikan materi tentang teknik menyusui yang benar dan cara mengatasi berbagai tantangan dalam pemberian ASI juga disampaikan. Para ibu tampak antusias mengikuti sesi ini dan berbagi pengalaman kepada  narasumber.

Selain ASI eksklusif, program ini juga menekankan pentingnya imunisasi lengkap bagi bayi dan balita. Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit menular yang efektif dan telah terbukti menyelamatkan jutaan nyawa. Petugas kesehatan dari puskesmas dan bidan desa secara berkala memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis imunisasi, jadwal pemberian, serta manfaatnya bagi kesehatan anak dan keluarga.

“Pemberian imunisasi untuk anak itu sangat penting bu, Dengan imunisasi lengkap, kita dapat mencegah terjadinya wabah penyakit yang berbahaya,” ujar ibu Arum (Bidan desa Pandak).

Lebih lanjut, mahasiswa program studi bimbingan dan konseling juga memberikan sedikit pengarahan mengenai pentingnya regulasi emosi pada ibu yang sedang dalam masa kepengasuhan anak, karena kesehatan fisik anak tidak terlepas dari kesehatan mental ibunya. Mahasiswa Bimbingan Dan konseling (zakiatul muchayati A, Wahidatun Sofiatil N, maratus solihah, renita mustowati)  materi cara mengenali, memahami, dan meregulasi emosi dengan tepat. Pelaksanaana program kerja Kelas Ibu Balita oleh UPTD Puskesmas Sumpih I dan Bidan Desa di desa Pandak, Kecamatan Sumpiuh meningkatkan kesehatan bayi dan balita serta memperkuat ketahanan keluarga di tingkat komunitas. Melalui edukasi yang komprehensif mengenai ASI eksklusif, imunisasi, dan regulasi emosi, program ini tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga memberdayakan para ibu untuk menjadi agen perubahan positif dalam keluarga mereka.


Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Oleh: Mahasiswa Prodi Bimbingan Konseling (BK)
Editor: Bangkit Jauhari