Cilacap – Jumat (26/9/2025), Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap kembali menyelenggarakan kajian rutin Keghazalian yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Kegiatan ini bertempat di Masjid Assegaf UNUGHA dan diikuti oleh pegawai di lingkungan UNUGHA Cilacap yang memiliki perhatian pada pemikiran dan warisan intelektual Imam al-Ghazali.

Pada kesempatan kali ini, tema kajian adalah “Perbedaan antara Ilham/Ilmu Ladunni dan Proses Belajar dalam Kitab Ihya’ Ulumiddin.” Materi disampaikan oleh KH. Ahmed Shoim El Amin, Lc., M.H. sebagai pemateri kajian keghazalian, yang menjelaskan bahwa Imam Al-Ghazali membedakan antara ilmu yang diperoleh melalui proses iktisabi (belajar) dengan ilmu yang dianugerahkan langsung oleh Allah berupa ilham atau ilmu ladunni.

Dalam penjelasannya, disampaikan bahwa ilmu iktisabi menuntut kesungguhan, proses belajar, membaca, berdiskusi, dan melatih nalar. Sedangkan ilmu ladunni adalah pengetahuan yang datang secara langsung dari Allah ke dalam hati hamba-Nya sebagai buah dari ketakwaan, keikhlasan, dan penyucian jiwa. Imam Al-Ghazali menekankan bahwa keduanya tidak dapat dipisahkan: proses belajar tetap menjadi kewajiban, sedangkan ilham atau ilmu ladunni merupakan karunia khusus yang tidak bisa dituntut, tetapi dapat diraih melalui pendekatan spiritual yang benar.

Kegiatan Keghazalian ini tidak hanya memperkaya wawasan keilmuan, tetapi juga membentuk karakter civitas akademika sesuai dengan nilai-nilai moderasi beragama, spiritualitas, dan keilmuan yang berakar pada ajaran Imam Al-Ghazali.

Peserta kajian juga menyampaikan antusiasmenya. Mereka menilai tema ini relevan dengan tantangan zaman, di mana proses pendidikan modern sering kali hanya menekankan aspek kognitif, sementara dimensi spiritual seperti ilham dan penyucian jiwa kerap terabaikan.

Kajian rutin Keghazalian ini diharapkan terus menjadi ruang intelektual dan spiritual untuk menggali pemikiran Imam al-Ghazali sekaligus memperkuat core values Keghazalian sebagai identitas UNUGHA Cilacap.

Oleh: Mas Ery
Publish: Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom