Jeruklegi, 14 April 2026 — Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap bersama Pemerintah Desa Jeruklegi Kulon resmi menandatangani kerja sama pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning/PjBL) pada Mata Kuliah Ekonomi Pedesaan. Kegiatan penandatanganan berlangsung di Kantor Desa Jeruklegi Kulon pada Selasa (14/04/2026) dengan suasana penuh semangat kolaboratif antara akademisi dan pemerintah desa.
Kerja sama ini ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi UNUGHA Cilacap, Dr. Mutia Pamikatsih, dan Kepala Desa Jeruklegi Kulon, Ritam Sugianto. Penandatanganan tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan mahasiswa secara langsung dalam kegiatan pengembangan potensi desa.
Sinergi Akademik dan Pembangunan Desa
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jeruklegi Kulon menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada desa sebagai mitra dalam kegiatan akademik. Ia berharap kolaborasi ini mampu membantu desa dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi unggulan secara lebih terstruktur dan berbasis data.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi UNUGHA Cilacap menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan pembelajaran kontekstual di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa diharapkan mampu mengasah keterampilan analisis potensi desa, pengumpulan data lapangan, serta penyusunan rekomendasi pembangunan berbasis potensi lokal.
Kerja sama ini memiliki tujuan utama menghasilkan luaran akademik berupa buku berjudul “Membangun Desa Berbasis Potensi Lokal: Studi Kasus Desa Jeruklegi Kulon.” Buku tersebut akan menjadi dokumen ilmiah yang dapat dimanfaatkan sebagai referensi pembangunan desa sekaligus sebagai hasil pembelajaran mahasiswa.
Rangkaian Acara Penandatanganan
Kegiatan penandatanganan diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Jeruklegi Kulon dan Dekan Fakultas Ekonomi UNUGHA Cilacap. Prosesi utama berupa penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementasi Perjanjian Kerja Sama (IoA) dilaksanakan pada sesi inti acara.
Selain itu, turut disampaikan rencana tindak lanjut kerja sama oleh Rahmat Alhakim, M.E. selaku Ketua Program Studi Ekonomi Pembangunan sekaligus Koordinator mata kuliah Ekonomi Pedesaan yang mencakup pelaksanaan kegiatan lapangan mahasiswa, pengumpulan data potensi desa, analisis potensi unggulan, hingga penyusunan dan finalisasi buku desa. Rangkaian acara ditutup dengan harapan terjalinnya kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.
Mendukung Pembelajaran Berbasis Proyek
Melalui kerja sama ini, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan akan melakukan observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat, serta dokumentasi potensi ekonomi lokal di Desa Jeruklegi Kulon. Pendekatan Project Based Learning diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami kondisi riil masyarakat serta menghasilkan karya ilmiah berbasis data lapangan.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Jeruklegi Kulon juga memperoleh manfaat berupa dokumentasi potensi desa yang dapat digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan, promosi potensi ekonomi, dan penyusunan program strategis desa.
Peningkatan Kompetensi SDM Desa melalui Skema RPL
Selain pengembangan pembelajaran berbasis proyek, kedua pihak juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat diperluas pada bidang pendidikan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang dapat dilaksanakan oleh Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap. Melalui program ini, perangkat desa, pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta pengelola KDKMP di Desa Jeruklegi Kulon dan sekitarnya diharapkan memiliki kesempatan untuk meningkatkan kompetensi akademik dan profesional secara terstruktur, sekaligus memperoleh pengakuan atas pengalaman kerja yang telah dimiliki.
Kolaborasi melalui skema RPL ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa dalam pengelolaan pemerintahan desa, pengembangan usaha desa, serta perencanaan pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan peningkatan kompetensi aparatur desa dan pengelola kelembagaan ekonomi desa, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa diharapkan semakin berdampak nyata bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Oleh: Rahmat Alhakim, M.E.
Publish: Bagian Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom














