Cilacap, 11 Oktober 2026 – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap melaksanakan launching Program Kosabangsa Tahun 2026 di Aula Desa Dondong, Kabupaten Cilacap, pada Minggu (11/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan melalui penerapan teknologi pertanian dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Kegiatan launching dihadiri oleh Kepala Desa Dondong beserta perangkat desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Tim Pelaksana dari UNUGHA Cilacap, Tim Pendamping dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) Purwokerto Kelompok Tani Guyub Rukun 3 sebagai Mitra 1 serta PKK Desa Dondong sebagai Mitra 2. Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan pemahaman dan membangun komitmen bersama dalam pelaksanaan program.

Program Kosabangsa 2026 yang diusung berjudul “Penguatan Ketahanan Pangan Berbasis Energi Terbarukan melalui Penerapan Irigasi Cerdas pada Budidaya Padi SRI dan Diversifikasi Produk Berbahan Pisang di Desa Dondong Kabupaten Cilacap.” Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pengembangan budidaya padi menggunakan pendekatan System of Rice Intensification (SRI), penerapan teknologi irigasi cerdas berbasis energi terbarukan, serta diversifikasi produk olahan pisang guna meningkatkan nilai tambah komoditas lokal.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Desa Dondong. Dalam sambutannya Suratman selaku Kepala Desa Dondong menyampaikan bahwa pemerintah desa dan Masyarakat menyambut pelaksanaan program sebagai bentuk kolaborasi yang diharapkan dapat mendukung pengembangan potensi pertanian dan usaha masyarakat desa.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Arief Sudarmaji, S.T., M.T.,Ph.D selaku Ketua Tim Pendamping dari UNSOED Purwokerto. Kehadiran Tim Pendamping menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program melalui penguatan aspek teknis dan pendampingan sesuai dengan pembagian peran dalam tim.

Agenda utama launching dilaksanakan oleh Rahmat Alhakim,S.Pt.,M.E. selaku Ketua Tim Pelaksana dari UNUGHA Cilacap melalui penyerahan simbolis bibit padi SRI kepada Kepala Desa Dondong. Simbolisasi ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan program, khususnya pada aspek pengembangan budidaya padi yang menjadi salah satu fokus penguatan ketahanan pangan di Desa Dondong.

Setelah prosesi launching, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah antara Tim Pelaksana, Tim Pendamping, pemerintah desa, dan pihak-pihak terkait. Musyawarah yang dipimpin oleh Dhimas Oki Permata Aji, M.Pd., tersebut menjadi forum untuk membahas rencana dan jadwal pelaksanaan kegiatan, menyelaraskan kebutuhan mitra dengan rancangan program, serta membangun kesepakatan mengenai langkah-langkah pelaksanaan di lapangan.

Melalui forum musyawarah ini, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai peran, tanggung jawab, dan dukungan yang diperlukan agar program dapat berjalan secara efektif. Keterlibatan pemerintah desa dan masyarakat menjadi faktor penting untuk memastikan teknologi yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan serta dapat dimanfaatkan dan dipelihara secara berkelanjutan.

Program Kosabangsa 2026 merupakan wujud kontribusi perguruan tinggi dalam menghubungkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui kolaborasi UNUGHA Cilacap sebagai Tim Pelaksana dan UNSOED Purwokerto sebagai Tim Pendamping, program ini diharapkan dapat mendukung pengembangan pertanian yang lebih efisien sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi produk lokal.

Launching di Aula Desa Dondong bukan sekadar seremoni pembukaan, melainkan menjadi titik awal kerja bersama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, Program Kosabangsa 2026 diharapkan mampu memberikan manfaat nyata serta memperkuat fondasi ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Dondong, Kabupaten Cilacap.