CILACAP – Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 bagi mahasiswa peserta KKN Reguler dan KKN MAMUSDA. Kegiatan ini diikuti oleh sebanyak 450 mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah penempatan dan dibagi ke dalam dua sesi pelaksanaan, yaitu sesi pagi dan sesi malam, guna memastikan efektivitas penyampaian materi dan koordinasi peserta.

Kegiatan pembekalan dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Rabu-Kamis, 8–9 Juli 2026, dengan menghadirkan narasumber dari unsur pimpinan universitas, pemerintah daerah, organisasi keagamaan, serta praktisi pemberdayaan masyarakat.

Pada hari pertama, Rabu (08/07/2026), kegiatan diawali dengan registrasi peserta KKN Reguler yang kemudian dilanjutkan dengan materi mengenai Implementasi KKN MAMUSDA UNUGHA yang disampaikan oleh Kepala LPPM UNUGHA Cilacap, Fahrur Rozi, M.Hum. Dalam pemaparannya, Fahrur Rozi menegaskan bahwa KKN tidak hanya menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga sarana pengabdian nyata yang harus mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan desa. Selanjutnya, peserta mendapatkan materi bertajuk “Masjid sebagai Pusat Pemberdayaan” yang disampaikan oleh KH. Lubbul Umam, M.E. Materi tersebut menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat yang dapat dioptimalkan oleh mahasiswa selama melaksanakan program KKN.

Pembukaan resmi kegiatan pembekalan dilaksanakan setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars UNUGHA, dan Syubbanul Wathan. Ketua KKN UNUGHA Tahun 2026, Dr. A. Adibudin Al Halim, M.Pd.I., menyampaikan laporan pelaksanaan KKN yang memuat gambaran umum kegiatan, jumlah peserta, serta kesiapan pelaksanaan di lapangan. Pada kesempatan tersebut, Wakil Rektor II UNUGHA Cilacap, Masruri, S.Ag., M.Si., mewakili pimpinan universitas memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa harus mampu menjadi duta kampus di tengah masyarakat, menjaga nama baik almamater, serta menghadirkan program-program yang mampu memberikan manfaat dan solusi bagi kebutuhan masyarakat desa,” ujar Masruri.

Setelah pembukaan, peserta mendapatkan materi mengenai Teknis Penyusunan Program KKN yang disampaikan oleh Muhammad Ridwan, M.Sos. Materi ini membekali mahasiswa mengenai perencanaan program kerja yang berbasis kebutuhan masyarakat dan potensi desa. Memasuki sesi siang, pembekalan dilanjutkan dengan materi Penguatan Aswaja melalui Masjid yang disampaikan oleh PCNU Kabupaten Cilacap, dilanjutkan dengan materi Integrasi KKN dan Penanganan Isu SDGs di Desa oleh Bappeda Kabupaten Cilacap. Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa. Sesi terakhir pada hari pertama diisi oleh Desy Natalia dengan materi Pemberdayaan Perempuan Desa, yang menekankan pentingnya penguatan peran perempuan sebagai salah satu pilar utama pembangunan masyarakat.

Sementara itu, pada hari kedua, Kamis (09/07/2026), kegiatan difokuskan pada pembekalan bagi peserta KKN MAMUSDA. Kegiatan diawali dengan materi mengenai Luaran KKN yang disampaikan oleh Aris Naeni Widyanti, M.Pd., dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan Aplikasi Sistem KKN Tahun 2026 oleh Agun Nurul W., S.Kom. dan Riski Fajar S., S.Kom. Mahasiswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UNUGHA 2026 yang disampaikan oleh Verry, M.Kom. dan Ngarifin, M.Sos., sehingga mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai duta promosi kampus selama melaksanakan pengabdian di masyarakat.

Selanjutnya, peserta memperoleh materi mengenai struktur kelompok dan pengorganisasian KKN MAMUSDA yang disampaikan oleh Aris Naeni Widyanti, M.Pd., sebelum akhirnya dilakukan pengumuman kelompok dan pengenalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) oleh Muhammad Ridwan, M.Sos. Kegiatan pembekalan ditutup dengan diskusi kelompok bersama DPL sebagai langkah awal penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan di lokasi pengabdian masing-masing.

Melalui kegiatan pembekalan ini, UNUGHA Cilacap berharap seluruh peserta KKN Tahun 2026 memiliki kesiapan akademik, sosial, dan spiritual dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mampu menjadi agen perubahan yang berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.

Oleh : Tim Humas
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : BAngkit Jauhari, S.Kom