Dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi pesantren melalui skema wakaf produktif, Wizstren melakukan kunjungan ke PT. Tresno Jamu Indonesia pada Jumat, 6 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi strategis antara lembaga wakaf dan dunia usaha dalam penguatan ekonomi berbasis pesantren.

Rombongan Wizstren dipimpin oleh Direktur Eksekutif Wizstren Pusat, Dr. Robeth, bersama anggota Ning Khalilah dan Amrulloh. Turut serta dalam kunjungan tersebut Manajer Program dan Dampak Sosial Wizstren Jawa Tengah, Rahmatulloh, M.E., yang juga merupakan Dosen Fakultas Ekonomi UNUGHA CILACAP.

Kedatangan rombongan Wizstren disambut langsung oleh Heri Susanto, S.Farm., selaku Direksi Bumi Wijaya Grup, yang menaungi PT. Tresno Jamu Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai peluang kolaborasi dalam pengembangan program ekonomi produktif berbasis wakaf.

Melalui kunjungan ini, Wizstren mendorong penguatan program wakaf produktif, khususnya pada pengembangan lahan pesantren di sektor peternakan susu Kambing Etawa. Program ini dirancang sebagai upaya pemberdayaan ekonomi pesantren yang berkelanjutan, sekaligus mendukung pembiayaan operasional pesantren dan penyediaan beasiswa bagi para santri.

Direktur Eksekutif Wizstren Pusat, Dr. Robeth, menyampaikan bahwa wakaf produktif perlu dikelola secara profesional dan terhubung dengan sektor industri agar mampu memberikan dampak ekonomi jangka panjang. Sementara itu, pihak PT. Tresno Jamu Indonesia menyambut baik inisiatif tersebut dan membuka ruang kerja sama yang berorientasi pada kemaslahatan umat.

Dosen Fakultas Ekonomi UNUGHA, Rahmatulloh, M.E. sekaligus menjabat sebagai Manajer Program dan Dampak Sosial Wizstren Jawa Tengah menyampaikan Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal terbangunnya kolaborasi berkelanjutan antara Wizstren, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam memperkuat kemandirian ekonomi pesantren melalui pengelolaan wakaf produktif yang inovatif dan berdampak nyata.

Oleh: Rahmatulloh, S.Sy., M.E
Publish: Bagian Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom