Program Pascasarjana S2 Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap kembali menegaskan komitmennya dalam memperluas jejaring akademik internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Université de Paris. Kerja sama ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan The 3rd Al Ghazali International Conference (AIC) 2025 yang digelar di Kampus UNUGHA Cilacap, Rabu, 3 Desember 2025. Kehadiran institusi dari Eropa ini menjadi tonggak penting dalam penguatan kolaborasi pendidikan lintas negara.

AIC ke-3 tahun 2025 mengusung tema “Integrating Knowledge, Inspiring Change: Ethics, Spiritual Resilience, and Global Harmony – Navigating Civilizational Challenges through Education and Wisdom.” Tema ini sejalan dengan semangat UNUGHA dalam mengintegrasikan pengetahuan global dan nilai-nilai kemanusiaan untuk menjawab tantangan peradaban kontemporer. MoA internasional ini menjadi salah satu agenda strategis yang mendapat perhatian besar dari sivitas akademika.

Penandatanganan MoA dilakukan oleh dua perwakilan resmi, yaitu Mr. Nicolas Anderson Sobreira T. sebagai delegasi dari Université de Paris, serta Dr. Umi Zulfa, M.Pd. selaku Direktur Pascasarjana UNUGHA Cilacap. Keduanya menyatakan kesiapan untuk menjalin kerja sama dalam bidang akademik, dalam hal ini adalah pelaksanaan the third Al Ghazali International Conference 2025. dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh pihak civitas akademika kampus UNUGHA Cilacap.

Dalam sambutannya, Dr. Umi Zulfa, M.Pd. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperkuat kapasitas riset pada Program Studi S2 PAI. Beliau menegaskan pentingnya sinergi dengan universitas luar negeri guna menghadirkan pengalaman akademik yang lebih luas bagi mahasiswa serta membuka akses baru terhadap sumber-sumber keilmuan global yang relevan dengan perkembangan pendidikan Islam.

Sementara itu, Mr. Nicolas Anderson Sobreira T. menyampaikan apresiasi terhadap UNUGHA Cilacap atas komitmen dan kesiapan dalam membangun kolaborasi internasional. Ia menjelaskan bahwa Université de Paris menyambut baik kerja sama ini karena membuka peluang besar bagi kedua institusi untuk melakukan penelitian bersama, pertukaran akademik, serta penguatan kajian-kajian pendidikan berbasis perspektif global dan multikultural.

Penandatanganan MoA ini menjadi bagian penting dari agenda AIC ke-3 yang dihadiri oleh akademisi, peneliti, dan mahasiswa dari berbagai institusi. Momen ini tidak hanya menunjukkan peningkatan kapasitas UNUGHA dalam menjalin kemitraan internasional, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam membangun jejaring ilmiah global. Kerja sama ini juga diharapkan menjadi pintu masuk bagi kegiatan akademik berkelanjutan antara Indonesia dan Prancis.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi sepakat untuk mengembangkan program-program akademik kolaboratif seperti joint research, visiting lecturer, seminar internasional, serta publikasi ilmiah bersama di jurnal bereputasi. Program-program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas riset mahasiswa dan dosen, serta menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi akademik di tingkat internasional.

Dengan terlaksananya penandatanganan MoA antara Pascasarjana S2 PAI UNUGHA Cilacap dan Université de Paris, UNUGHA semakin mantap melangkah dalam mewujudkan visi sebagai perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Kerja sama ini menjadi bukti konkret bahwa UNUGHA terus membuka diri terhadap kolaborasi internasional untuk mencetak lulusan yang mampu berkontribusi dalam dunia pendidikan Islam pada tingkat regional maupun global.

Publish: Bagian Humas dan Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom