Cilacap – hari ini, 01 Oktober 2025 3 orang dosen Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap saat ini sedang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) bagi pengrajin batik di Desa Kutawaru, Cilacap. Kegiatan ini mendapat dukungan pendanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2025.

Program ini digarap oleh tim dosen UNUGHA Cilacap yang terdiri dari Arnesya Ramadhani, Dina Prasetyaningtum, dan Dini Novi Rohmah, dengan tujuan memberikan solusi nyata terhadap permasalahan limbah cair batik yang selama ini menjadi tantangan bagi pengrajin di Kutawaru serta menggandeng karyawan dari PDAM yaitu Agus Wibowo.

Saat ini, tim bersama masyarakat setempat tengah melakukan tahapan pembangunan IPAL sekaligus pendampingan teknis, sehingga pengrajin batik dapat menguasai cara pengoperasian dan perawatannya. “Kami ingin memastikan bahwa IPAL ini tidak hanya dibangun, tetapi juga benar-benar dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat,” ungkap salah satu anggota tim.

Dengan adanya program ini, UNUGHA Cilacap berharap pengrajin batik Kutawaru dapat terus mengembangkan usahanya secara berkelanjutan tanpa menimbulkan pencemaran lingkungan, sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi ramah lingkungan di bidang industri kreatif daerah.

Oleh: Arnesya Ramadhani
Publish: Humas dan Publikasi
Editor: Bangkit Jauhari, S.Kom