Purwokerto – Selasa, 22 Juli 2025. Pusat Riset Gender dan Anak Lembaga Layanan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) kembali menunjukkan kiprahnya dalam dunia literasi dan advokasi pendidikan. Dalam sebuah kegiatan istimewa, dilangsungkan Bedah dan Launching Buku bertajuk “Bunga Rampai Pusat Riset Gender dan Anak: Menyelamatkan Pendidikan – Menyikapi Tiga Dosa Besar yang Harus Diperbaiki”, bertempat di Aula LPPM UNSOED.
Acara ini menjadi momen penting karena menghadirkan langsung penulis buku beliau Dr. Umi Zulfa, M.Pd. dan Bintang Alhuda, S.Pd. Dr. Umi Zulfa, M.Pd., adalah seorang akademisi yang saat ini juga aktif sebagai dosen di Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, bersama tim penulis lainnya. Keterlibatan beliau dalam penulisan buku ini menjadi wujud nyata kontribusi dosen-dosen dari daerah dalam menyuarakan problematika pendidikan nasional. Buku tersebut merupakan hasil kajian reflektif sekaligus seruan akademik terhadap persoalan serius dalam dunia pendidikan Indonesia, terutama terkait dengan tiga dosa besar pendidikan: kekerasan seksual, intoleransi, dan perundungan (bullying).
Dalam pemaparannya, Dr. Umi Zulfa menyampaikan bahwa buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan akademik, tetapi juga bentuk keprihatinan dan dorongan perubahan dari kalangan akademisi yang peduli terhadap nasib anak-anak bangsa. “Kami berharap buku ini menjadi pemantik kesadaran, terutama bagi para pendidik, orang tua, dan pengambil kebijakan, untuk lebih serius menangani isu-isu mendasar yang mengancam masa depan anak-anak kita,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Dr. Tri Waryaningsih, S.Sos., M.Si dan Dr. Eri Wahyuningsih, S.Ked., M.Kes., selaku penelaah buku dan Rr. Diyah Woro, D.I., S,Psi., M.A. selaku moderato. Dalam sesi bedah buku, Dr. Tri memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi ilmiah buku ini. “Ini bukan sekadar bunga rampai biasa. Gaya penulisan yang kuat, berbasis riset, dan kaya perspektif gender menjadikan buku ini layak menjadi bacaan wajib di lingkungan akademik dan praktisi pendidikan,” ungkapnya.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, pegiat pendidikan, hingga aktivis perlindungan anak, secara aktif memberikan tanggapan dan pertanyaan yang memperkaya dinamika acara. Komentar dan testimoni peserta menggarisbawahi pentingnya buku ini sebagai referensi strategis dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih manusiawi dan bermartabat.
Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan simbolik peluncuran buku serta foto bersama tim penulis dan penelaah. Dengan diterbitkannya buku ini, LLPM UNSOED melalui Pusat Riset Gender dan Anak berkomitmen terus mendorong terbentuknya ruang pendidikan yang aman, inklusif, dan bermartabat. Keterlibatan lintas kampus, termasuk dari UNUGHA Cilacap melalui kiprah Dr. Umi Zulfa, menjadi bukti sinergi keilmuan dalam memperjuangkan pendidikan yang lebih adil dan melindungi setiap anak Indonesia.
Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Arief Septyady














