Cilacap, 3 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 20 Universitas Al-Ghazali Cilacap melaksanakan kegiatan ziarah ke makam Syekh Abdullah Sayuti yang berada di Desa Pesahangan, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini merupakan agenda rutin mahasiswa KKN yang bertujuan mempererat nilai spiritual sekaligus mengenalkan sejarah tokoh penyebar agama Islam yang memiliki peran penting dalam perkembangan kehidupan religius masyarakat Desa Pesahangan.

Kegiatan diawali dengan pembacaan doa, tahlil, dan zikir bersama yang diikuti oleh seluruh mahasiswa KKN. Suasana yang khidmat mencerminkan rasa hormat terhadap jasa para ulama terdahulu yang telah berkontribusi dalam menyebarkan ajaran Islam dan membangun kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

Bagi masyarakat Desa Pesahangan, Syekh Abdullah Sayuti dikenal sebagai salah satu ulama yang berperan besar dalam penyebaran syiar Islam di wilayah tersebut. Melalui pendekatan dakwah yang mengedepankan nilai kebijaksanaan, pendidikan, dan keteladanan, beliau berhasil menanamkan ajaran Islam yang hingga kini masih menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Keberadaan makam Syekh Abdullah Sayuti tidak hanya menjadi situs religi, tetapi juga merupakan bagian dari warisan sejarah desa yang memiliki nilai edukatif bagi generasi penerus.

Pelaksanaan ziarah tidak dimaknai sebagai bentuk penghormatan semata, tetapi juga sebagai media refleksi untuk meneladani semangat perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian Syekh Abdullah Sayuti dalam membangun masyarakat. Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memahami bahwa pembangunan desa tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi, tetapi juga pada pelestarian nilai-nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang menjadi identitas masyarakat setempat.

Dalam perspektif pelestarian budaya, kegiatan ziarah merupakan salah satu bentuk preservasi warisan budaya dan sejarah lokal (local heritage preservation). Upaya menjaga keberlangsungan tradisi ini menjadi penting sebagai sarana transfer pengetahuan antargenerasi, sehingga sejarah perjuangan para tokoh agama tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Dengan memahami sejarah lokal, masyarakat diharapkan memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang lebih kuat terhadap identitas desa serta terdorong untuk terus menjaga nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para pendahulu.

Sebagai bagian dari kegiatan rutin selama pelaksanaan KKN, ziarah ke makam Syekh Abdullah Sayuti juga menjadi media untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Pesahangan. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan keagamaan dan budaya diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sekaligus mendukung upaya pelestarian tradisi yang telah menjadi bagian dari kehidupan sosial desa. Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Kelompok 20 Universitas Al-Ghazali (UNUGHA) Cilacap berharap semangat perjuangan, keteladanan, dan nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh Syekh Abdullah Sayuti dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda. Dengan menjaga dan menghargai warisan sejarah serta budaya lokal, masyarakat tidak hanya mempertahankan identitas desa, tetapi juga memperkuat fondasi pembangunan yang berlandaskan nilai religius, gotong royong, dan kearifan lokal.

Oleh : Lulu Atun Nafisah
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom