CILACAP, 25 Juni 2026 – Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap mengikuti kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan PUSPAGA Wijayakusuma Cilacap. Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Pola Pengasuhan Pencegahan Kekerasan Seksual Kepada Anak” ini berlangsung pada Rabu, 25 Juni 2026 di Gedung PC Muslimat NU Gumilir Cilacap. Kegiatan ini adalah sebagai bagian dari tugas Ujian Akhir Semester mata kuliah Manajemen Keluarga dan Kepengasuhan.
Adapun mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini yaitu Ahmad Nashihur Rofiq, Isna Latifatun Nadhifah, Safinatun Najah, Siti Umrotul Khasanah, dan Syahidah Sulistia Amanah di bawah bimbingan dosen pengampu Heny Kristiana Rahmawati, M.Pd.I. Keikutsertaan ini bertujuan menambah wawasan mahasiswa tentang praktik pengasuhan yang aman dan sehat, sekaligus mengobservasi langsung layanan pencegahan di lapangan.
Dalam sesi materi, narasumber Ibu Wulan Cahyasari, S.E. menekankan bahwa pengasuhan merupakan amanah seumur hidup bagi orang tua. “Pengasuhan dilakukan tanpa henti, sejak anak dalam kandungan hingga sepanjang masa,” tegasnya. Menurut beliau, kunci utama pencegahan kekerasan seksual pada anak bukan hanya aturan, tapi dimulai dari terbangunnya hubungan sehat antara orang tua dan anak melalui pendekatan Positif Parenting. Pendekatan ini menitikberatkan pada komunikasi tanpa kekerasan, disiplin tanpa hukuman fisik, serta penghargaan terhadap martabat anak.

Lebih lanjut, Ibu Wulan memaparkan 8 prinsip Attachment Parenting dari API yang menjadi fondasi pembentukan ikatan emosional atau bonding kuat antara orang tua dan anak. Ikatan inilah yang diyakini menjadi benteng pertama agar anak tidak mudah menjadi korban atau pelaku kekerasan. Delapan prinsip tersebut yaitu: Mempersiapkan Kehamilan, Kelahiran, dan Pengasuhan, Menyusui dengan Kasih Sayang, Merawat dengan Responsif dan Penuh Kasih, Menggunakan Sentuhan yang Mengasuh, Menjamin Tidur yang Aman, Fisik maupun Emosional, Menyediakan Asuhan Konsisten, Menerapkan Disiplin Positif, Menjaga Keseimbangan Kehidupan Pribadi Orang Tua.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa BK UNUGHA tidak hanya memahami teori, tapi juga melihat langsung bagaimana PUSPAGA Wijayakusuma mengedukasi masyarakat agar pengasuhan menjadi ruang paling aman bagi anak untuk tumbuh dan berkembang.
Oleh : Tim Mahasiswa BK
Publish : Bagian Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom














