Cilacap – Rabu, 17 – 06 – 2026, Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat moderasi beragama melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pemuda Lintas Iman Kabupaten Cilacap yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Cilacap di Pendopo Kecamatan Kawunganten, Rabu (17/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala LP2M UNUGHA Cilacap sekaligus Ketua FKUB Kabupaten Cilacap, Fahrur Rozi, M.Hum., hadir sebagai narasumber dengan materi bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Memperkokoh Kerukunan Umat Beragama.”

Acara dibuka oleh kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, bapak Jarot Prasojo, M.Si, dimodetatori oleh Camat Kawunganten, bapak Budy Setiawan, MM. Narasumber dua orang. Pertama, Fahrur Rozi, kepala LP2M Unugha sekaligus ketua FKUB kab. Cilacap. Kedua bapak Aziz Muslim, M.Pd.I., kepala Kementerian Agama Kabupaten Cilacap. Peserta yang hadir adalah pemuda2 dari lintas iman, pemuda Ansor, Banser, pemuda Muhammadiyah, pemuda Kristen, penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ada PBB, paguyuban budaya bangsa, paguyuban Wayah Kaki, dan lain-lain.

Di hadapan peserta yang berasal dari berbagai latar belakang agama dan organisasi kepemudaan, Fahrur Rozi menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan masa depan kerukunan bangsa, khususnya di tengah derasnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial.

Menurutnya, era digital menghadirkan tantangan baru dalam kehidupan beragama. Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, hingga radikalisme berbasis agama dapat berkembang dengan cepat melalui berbagai platform digital apabila tidak diimbangi dengan literasi dan kesadaran sosial yang kuat.

“Pemuda tidak boleh hanya menjadi konsumen informasi. Mereka harus tampil sebagai agen perdamaian, penggerak toleransi, dan produsen konten-konten positif yang memperkuat persaudaraan kebangsaan,” ungkapnya.

Fahrur menjelaskan bahwa pemuda saat ini merupakan generasi yang paling dekat dengan teknologi. Kemampuan tersebut harus dimanfaatkan untuk menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama, semangat kebangsaan, dan budaya dialog di tengah masyarakat yang majemuk.

Sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada pengembangan ilmu pengetahuan, nilai keislaman, dan kebangsaan, UNUGHA Cilacap terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan menjadi perekat persatuan bangsa.

Melalui forum lintas iman ini, para peserta diajak untuk membangun ruang dialog yang sehat, memperkuat saling pengertian antarumat beragama, serta mengembangkan kolaborasi dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Menurut Fahrur, kerukunan tidak cukup dibangun melalui slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kerja sama nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan FKUB Pemuda Lintas Iman ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antargenerasi muda dari berbagai keyakinan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga Kabupaten Cilacap sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis.

Partisipasi UNUGHA Cilacap dalam forum tersebut menjadi bukti nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah dan FKUB Kabupaten Cilacap dalam merawat keberagaman serta memperkokoh persatuan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.

Dengan semangat kolaborasi, toleransi, dan moderasi beragama, UNUGHA Cilacap berharap generasi muda dapat terus menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan demi terwujudnya Indonesia yang damai, inklusif, dan berkeadaban. selanjutnya kegiatan ini ditutup dengan foto bersama sebagai bukti kegiatan.

Oleh : Tim Humas dan Publikasi
Publish : Bag Humas dan Publikasi
Editor : Bangkit Jauhari, S.Kom