Cilacap, Minggu 5 Oktober 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat pedesaan. Kali ini, Tim PkM UNUGHA Cilacap menyerahkan satu unit mesin pengolah jagung kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Wanasri di Desa Jeruklegi, Kabupaten Cilacap. Program ini merupakan bagian dari kegiatan PkM dengan pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Direktorat Jenderal Riset dan Pengembanhan. Kementrian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi tahun 2025.
Penyerahan mesin dilakukan oleh tim yang diketuai oleh Anisha Dian Iswahyuni (Dosen Teknik Industri UNUGHA Cilacap), dengan anggota Rustina Dewi Werdiasih (Dosen STIE muhamadiyah Cilacap) dan Faturrohman (Dosen Teknik Industri UNUGHA Cilacap). Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para anggota KWT Wanasri, yang selama ini aktif dalam pengolahan hasil pertanian, terutama komoditas jagung. Mesin tersebut diharapkan dapat membantu proses produksi dan meningkatkan nilai jual hasil olahan jagung menjadi berbagai produk pangan kreatif.
Dalam sambutannya, Anisha Dian Iswahyuni menjelaskan bahwa program ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi perempuan melalui inovasi teknologi tepat guna. “Kami ingin agar ibu-ibu di KWT Wanasri dapat mandiri secara ekonomi dengan memanfaatkan hasil panen jagung secara maksimal. Dengan adanya mesin ini, proses penggilingan dan pengolahan jagung menjadi lebih cepat, efisien, dan higienis,” ujarnya.
Sementara itu, Rustina Dewi Werdiasih menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan lokal. Ia berharap agar kelompok wanita tani mampu mengembangkan produk olahan berbasis jagung seperti tepung jagung, keripik, dan camilan sehat yang dapat dipasarkan secara lebih luas, termasuk melalui platform digital.
Kegiatan penyerahan mesin ini juga disertai dengan pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, serta sesi pelatihan kewirausahaan dan pemasaran produk olahan. Tim PkM UNUGHA Cilacap memberikan bimbingan teknis agar KWT Wanasri mampu mengelola usaha secara berkelanjutan, mulai dari proses produksi hingga strategi branding dan distribusi produk.
Program pengabdian ini sejalan dengan visi UNUGHA Cilacap untuk menjadi kampus unggul yang berkontribusi terhadap kemandirian masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga agen perubahan sosial yang menghadirkan manfaat nyata di tengah masyarakat.

Ke depan, Tim PkM UNUGHA Cilacap berencana melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap pemanfaatan mesin pengolah jagung ini. Harapannya, program tersebut dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Cilacap dan sekitarnya. Dengan kolaborasi antara kampus dan masyarakat, cita-cita membangun kemandirian pangan dan kesejahteraan bersama bukan lagi sekadar harapan, tetapi langkah nyata menuju perubahan.
Oleh: Anisha Dian Iswahyuni
Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari














