Cilacap– Pascasarjana Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kualitas pendidikan tinggi dengan menyelenggarakan acara bertaraf internasional bertajuk Visiting Expert. Kegiatan akademik ini mengusung tema Educational Dialogue: Indonesia–Japan Perspective yang bertujuan menghadirkan ruang ilmiah bagi mahasiswa dan dosen untuk saling bertukar gagasan, pengetahuan, serta pengalaman mengenai dunia pendidikan dari dua perspektif berbeda, yakni Indonesia dan Jepang. Dengan mengangkat topik tersebut, UNUGHA Cilacap berupaya membangun kesadaran global bagi mahasiswa, khususnya Program Studi Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (PAI), agar dapat menelaah perkembangan pendidikan secara komprehensif dan tidak terbatas pada ruang lingkup nasional.

Acara ini menghadirkan narasumber terkemuka dari dua negara. Dari Jepang, hadir Hana Takahashi sebagai Guest Speaker yang membawa perspektif langsung tentang sistem pendidikan di Negeri Sakura yang dikenal disiplin, modern, serta berorientasi pada pembentukan karakter. Sementara itu, dari Indonesia hadir Dr. M. Khanif, M.Pd.B.I., sebagai Host Speaker yang memaparkan dinamika pendidikan nasional dengan menekankan aspek nilai, budaya, dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pendidikan Islam. Selain kedua pembicara tersebut, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Direktur Pascasarjana UNUGHA Cilacap, Dr. Umi Zulfa, M.Pd., beliau juga mensosialisasikan tentang penyelenggaraan S2 PAI yg modern dan ramah untuk menyiapkan profesional masa kini. kegiatan ini secara interaktif dipandu oleh moderator Voncy Altiar, S.Pd. Sinergi keempat tokoh ini menjadikan forum semakin hidup dan memberi warna tersendiri dalam diskusi. peserta dalam kegiatan ini berasal dari kalangan mahasiswa baru, calon mahasiswa baru, unsur masyarakat: guru, praktisi dan bidang lainnya.

Kegiatan Visiting Expert ini digelar pada hari Jumat, 29 Agustus 2025. Momentum ini sangat dimanfaatkan oleh para peserta untuk berdiskusi secara mendalam, mengingat waktu yang dialokasikan tidak hanya sekadar untuk pemaparan materi, tetapi juga untuk interaksi aktif antara pembicara dan audiens. Dengan demikian, acara ini berlangsung efektif, padat, namun tetap memberikan ruang yang luas untuk proses tukar pikiran.

Acara dilaksanakan di ruang kelas Pascasarjana UNUGHA Cilacap yang dikonsep sebagai forum akademik internasional. Meski berlokasi di Cilacap, nuansa acara ini terasa melintasi batas negara dengan hadirnya pembicara dari Jepang yang membawa perspektif global. Suasana kelas diubah menjadi ruang diskusi yang kondusif, ditata sedemikian rupa agar mendukung kegiatan presentasi dan interaksi. Hal ini sejalan dengan visi Pascasarjana UNUGHA Cilacap yang ingin menghadirkan atmosfer akademis yang terbuka, inklusif, dan mampu menghubungkan mahasiswa dengan dunia luar, sehingga mereka terbiasa berdialog dengan berbagai latar belakang budaya dan keilmuan.

Adapun alasan utama diselenggarakannya kegiatan Visiting Expert ini adalah untuk memperluas wawasan akademik mahasiswa serta memberikan pengalaman langsung dalam memahami sistem pendidikan internasional. Jepang dipilih sebagai mitra dalam dialog ini karena negara tersebut dikenal memiliki sistem pendidikan yang maju, berkarakter, dan berhasil membentuk masyarakat yang disiplin serta inovatif. Bagi mahasiswa Magister PAI UNUGHA Cilacap, pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang belajar teori, tetapi juga momentum untuk merefleksikan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam dapat bersinergi dengan semangat kemajuan global tanpa kehilangan identitas. Hal inilah yang menjadikan acara ini penting sebagai pijakan bagi pengembangan pendidikan Islam yang modern, progresif, dan tetap berlandaskan nilai-nilai rahmatan lil ‘alamiin.

Pelaksanaan acara dikemas dalam format dialog edukatif. Masing-masing narasumber memaparkan perspektif pendidikan dari negaranya, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memungkinkan peserta untuk terlibat aktif. Para mahasiswa diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan secara langsung, baik yang berkaitan dengan metode pengajaran, kebijakan pendidikan, maupun strategi pembentukan karakter siswa. Dengan cara ini, kegiatan tidak hanya bersifat satu arah, tetapi benar-benar interaktif sehingga membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pengetahuan sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis serta berkomunikasi akademis dalam forum internasional.

Dampak positif dari kegiatan Visiting Expert ini sangat terasa bagi mahasiswa Pascasarjana UNUGHA Cilacap. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan baru mengenai sistem pendidikan Jepang dan Indonesia, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata berinteraksi dengan pembicara dari luar negeri. Hal ini tentunya memperkaya wawasan global mahasiswa serta membekali mereka dengan keterampilan berpikir kritis, analitis, dan reflektif. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan motivasi bagi mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri agar mampu bersaing di era globalisasi, sekaligus menginspirasi mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Dengan terselenggaranya kegiatan Visiting Expert ini, Pascasarjana UNUGHA Cilacap berhasil menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pendidikan yang unggul dan berdaya saing global. Menghadirkan narasumber dari Jepang menjadi bukti bahwa UNUGHA tidak hanya fokus pada penguatan keilmuan di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga berupaya memperluas jejaring internasional demi memperkaya khasanah akademik. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa Magister (S2) PAI UNUGHA Cilacap terus berinovasi untuk mencetak lulusan yang tidak hanya ahli dalam bidang pendidikan Islam, tetapi juga memiliki pandangan luas, berwawasan global, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa dan peradaban dunia.





Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Arief Septyady