Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap kembali menorehkan sejarah akademik dengan menyelenggarakan Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-9 untuk Tahun Akademik 2024/2025, pada Sabtu, 19 Juli 2025. Bertempat di Gedung Patra Graha Cilacap, sebanyak 247 lulusan dari lima fakultas dan 16 program studi secara resmi dikukuhkan dalam prosesi khidmat tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor UNUGHA Cilacap, Dr. A. Luthfi Hamidi, M.Ag., menyampaikan tiga pesan utama yang ditujukan kepada para lulusan. Ia menekankan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hayat (lifelong learning spirit), yang ia sebut sebagai spirit of inquiry. Selain itu, ia mengajak para wisudawan untuk terus berlomba dalam melakukan kebaikan (fastabiqul khairat) sebagai bagian dari semangat berdaya saing positif. Terakhir, ia mengajak lulusan untuk menjadi pribadi yang berani memulai langkah baru dan mampu menjadi pelopor perubahan. Menurutnya, keberanian dalam memulai sesuatu yang baru akan menjadi identitas dan sumber keteladanan di tengah masyarakat.

Untuk menggambarkan pentingnya menjadi pelopor, Dr. Luthfi mencontohkan bagaimana masyarakat masih menyebut mesin pompa air dengan nama “Sanyo”, meskipun saat ini banyak merek lain yang lebih unggul dari sisi kualitas. “Kenapa orang masih menyebutnya Sanyo? Karena Sanyo yang memulai lebih dulu. Popularitas itu milik mereka yang berani jadi yang pertama,” ujar beliau menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UNUGHA Cilacap, Dr. Lumaurridlo, M.Pd., memaparkan data akademik para lulusan tahun ini. Ia menyampaikan bahwa rerata IPK wisudawan mencapai 3,62, dengan 76% di antaranya menyandang predikat cum laude. Bahkan, salah satu wisudawan berhasil menyelesaikan studi dalam waktu hanya 3 tahun 5 bulan, sementara IPK tertinggi yang tercatat mencapai 3,95. Tak hanya unggul secara akademik, para lulusan juga dibekali dengan penguatan karakter, etika, serta kemampuan adaptif terhadap tuntutan dunia kerja.

Lebih dari sekadar akademik, mahasiswa UNUGHA juga menunjukkan prestasi gemilang di tingkat nasional dan internasional. Salah satu alumni, Ulinnuha, pernah meraih Juara 1 AKSI Indosiar 2019 dan masuk finalis AKSI Asia 2021. Tiga tim mahasiswa berhasil mengamankan pendanaan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Kemdikbudristek tahun 2025 untuk proyek inovatif seperti Nusea Coffex, Xnusmart Farm, dan Xchinnovation. Tak hanya itu, Himpunan Mahasiswa Informatika juga sukses mendapatkan pendanaan dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Dalam ajang Krenova Cilacap 2025, tim UNUGHA meraih Juara 3 berkat inovasi MIFREE, sebuah mini freezer yang difungsikan untuk menyimpan hasil tangkapan nelayan.

Prestasi kelembagaan UNUGHA juga terus menunjukkan tren positif. Tahun ini, UNUGHA berhasil meraih predikat akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT berdasarkan SK No. 2297/BAN-PT/Ak/PT/V/2025. Sebanyak 56% dosen telah tersertifikasi sebagai pendidik profesional, sementara jumlah dosen bergelar doktor (S3) terus meningkat secara signifikan. “Kami sedang mempersiapkan UNUGHA untuk meraih akreditasi unggul pada tahun 2028,” ungkap Dr. Luthfi.

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan mutu pendidikan, kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) akan diimplementasikan penuh mulai tahun ajaran 2025/2026, yang ditunjang dengan penguatan jejaring mitra baik di level nasional maupun internasional. Dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, UNUGHA juga mendapat hibah dari DPPM Dikti senilai Rp431,5 juta yang terdiri dari enam proposal riset dan tiga program pengabdian masyarakat.

Dalam pemeringkatan nasional berbasis SINTA, UNUGHA kini menempati peringkat ke-521 dari total 5.478 perguruan tinggi di Indonesia — pencapaian yang menunjukkan komitmen berkelanjutan UNUGHA dalam mengembangkan kualitas akademik dan kontribusi terhadap masyarakat.



Publish: Humas & Publikasi UNUGHA Cilacap
Editor: Bangkit Jauhari