UNUGHA Cilacap Terpilih Menjadi Koordinator Jaringan Peneliti Kabupaten Cilacap

UNUGHA Cilacap Terpilih Menjadi Koordinator Jaringan Peneliti Kabupaten Cilacap

Lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat (LPPM) adalah organ yang bertanggung jawab atas pengelolahan dan peningkatan riset dan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika UNUGHA Cilacap. Untuk itu LPPM UNUGHA senantiasa memberikan pendampingan terhadap para dosen untuk senantiasa mengembangkan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu upaya tersebut adalah membuka akses sebesar besarnya kepada para dosen untuk berkolaborasi dengan pemda setempat dan perguruan tinggi disekitar UNUGHA Cilacap. Untuk mewujudkan hal itu, UNUGHA Cilacap dan peguruan tinggi lainnya diwilayah kabupaten Cilacap bersama BAPPELITBANGDA kabupaten Cilacap menginisiasi lahirnya Jaringan Peneliti (Jarlit) kabupaten Cilacap yang pada tujuannya adalah bersama-sama mengembangkan potensi alam yang dimiliki oleh kabupaten Cilacap. Dalam kesempatan ini Amin Syukron, M.T dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) UNUGHA Cilacap terpilih menjadi koordinator JARLIT periode pertama.

“Dengan adanya jarlit ini, semoga kedepan semua peneliti baik dari kalangan dosen, praktisi maupun yang lainnya dapat bersinergi bersama dengan pemda Cilacap agar potensi yang dimiliki kabupaten Cilacap dapat  dikerjakan bersama-sama”. Ujar Amin Syukron.

Jaringan Penelitian ini nantinya akan melibatkan semua dosen dan praktisi yang ada dikabupaten Cilacap. Sebagai informasi, kabupaten Cilacap memiliki 15 perguruan tinggi yang didalamnya terdapat berbagai program studi. Saat ini JARLIT Cilacap sedang melakukan konsolidasi kepada semua kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Mayarakat (LPPM) Perguruan Tinggi se Cilacap. Terhitung sudah dua kali melakukan koordinasi, pertama pertemua kepala LPPM se Cilacap di kampus UNUGHA Cilacap, kedua di kampus Politeknik Negeri Cilacap.

“konsolidasi ini masih pada tahap melengkapi kepengurusan jarlit, karena baru ada koordinator JARLIT, jadi perlu dilengkapi Koordinator setiap bidang keilmuan, jadi nantinya akan ada Koordinator bidang pertanian, bidan industri, bidang pendidikan dan lainnya.” Ujar Amin Syukron (iwan)