Bagaimana Puasa Menurut Pandangan Imam Ghazali?

POJOK ILMU Edisi 5 Ramadhan 1442 H/ 17 April 2021 M Bagaimana Puasa dalam Pandangan Imam Al Ghazali? (KH. Nasrulloh, M.H/Rektor UNUGHA Cilacap)

Pojok Ilmu : Bagaimana Puasa Menurut Pandangan Imam Ghazali?

POJOK ILMU Edisi 5 Ramadhan 1442 H/ 17 April 2021 M Bagaimana Puasa dalam Pandangan Imam Al Ghazali? (KH. Nasrulloh, M.H/Rektor UNUGHA Cilacap)

Menurut Imam Al-Ghazali, puasa merupakan salah satu ibadah yang sangat penting dalam agama Islam. Dalam karya-karyanya, Imam Al-Ghazali menyebutkan beberapa pandangan tentang puasa, di antaranya adalah:

  1. Puasa merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kepribadian seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat mengendalikan hawa nafsunya dan menjadi lebih terkontrol.
  2. Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kesehatan. Melalui puasa, seseorang dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh kelebihan makan dan minum.
  3. Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kemajuan spiritual seseorang. Melalui puasa, seseorang dapat meningkatkan kesadaran akan Tuhan dan keberadaannya.
  4. Puasa juga merupakan ibadah yang bermanfaat bagi keberlangsungan hidup umat manusia. Melalui puasa, seseorang dapat memahami bagaimana orang lain merasakan kelaparan dan kehausan, sehingga dapat membantu memecahkan masalah kelaparan dan kemiskinan di masyarakat.

Kesimpulannya, menurut pandangan Imam Al-Ghazali, puasa merupakan ibadah yang bermanfaat bagi kepribadian, kesehatan, kemajuan spiritual, dan keberlangsungan hidup umat manusia. Melalui puasa, seseorang dapat mengendalikan hawa nafsunya, mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh kelebihan makan dan minum, meningkatkan kesadaran akan Tuhan dan keberadaannya, serta memahami bagaimana orang lain merasakan kelaparan dan kehausan, sehingga dapat membantu memecahkan masalah kelaparan dan kemiskinan di masyarakat