Dosen Unugha Cilacap Temukan Alternatif Pengganti Gas Elpiji

Dosen Unugha Cilacap Temukan Alternatif Pengganti Gas Elpiji

Cilacap hingga saat ini masih dikenal sebagai kawasan industry di selatan jawa tengah. Padahal selain industri, Cilacap memiliki potensi alam yang bisa dikonversi menjadi sumber energy alternatif. Salah satunya adalah tanaman Kakao atau cokelat. Tanaman ini dapat ditemui diarea perhutanan kecamatan Cipari kabupaten Cilacap. Selama ini, tanaman kakao hanya dimanfaatkan buahnya saja, sedangkan cangkangnya dibuang menjadi limbah, dan tentu tidak menghasilkan apa-apa. Melihat fenomena itu, salah satu dosen fakultas teknologi industri Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (UNUGHA) Cilacap, Christian Soolany membuat terobosan pemanfaatan limbah cangkang kakao menjadi briket arang yang bisa menjadi salah satu alternatif bahan bakar untuk menjawab mulai langkanya penggunaan gas elpiji 3 kg.

“Berdasarkan  analisis proksimatter terhadap cangkang kakao, ternyata dari hasil analisis diperoleh nilai kalor yang cukup tinggi yaitu 4045.525kal/g artinya cangkang kakao sangat berpotensi dijadikan bahan baku untuk alternative bahan bakar.” Ujar Christian Soolany

Dalam membuat briket ini, ada beberapa tahapan yang dilakukan, mulai melakukan proses pengarangan terhadap limbah cangkang kakao dengan menggunakan drum kiln, selanjutnya dilakukan proses penghalusan dengan ukuran 30 mesh kemudian dicampurkan perekat tepung kanji, dan setelah itu dilakukan proses pembriketan.

“Hasil analisis terhadap arang briket diperoleh nilai 5069.59 kal/g. jadi sangat mungkin dijadikan sebagai alternative bahan bakar LPG”. Ujar Christian Soolany.

Penelitian ini merupakan hasil kerjasama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Maysrakat (LPPM) UNUGHA Cilacap dengan Kemenristekdikti pada tahu 2018. Sebagai tindak lanjut, kedepan akan diselenggarakan pelatihan pembuatan briket arang dari kangkang Kakao bagi masyarakat disekitar kecamatan Cipari kabupaten Cilacap. (iwan)